Mata Air itu Jernih dan Bersih > Kultur itu Kearifan dan Kebijaksanaan > Spiritual itu Damai dan Hening >


Latest Posts

Senyuman yang meng-Inspirasi dari Joey Alexander dan Rio Haryanto

Tidak ada komentar:

Joey Alexander dan Rio Haryanto adalah dua sosok anak muda Indonesia yang sangat berbakat, yang membuat harum bukan hanya orang tuanya, tapi Ibu Pertiwi tercinta ini, bahkan Asia di usia mudanya.

Sudah banyak yang menulis tentang biografi, prestasi, dan proses perjalanan dua anak muda berbakat ini sebelum mencapai keberhasilan seperti sekarang. Joey dengan piano aliran jazznya, Rio Haryanto dengan mobil balap formulanya, Joey tampil di Grammy, Rio tampil di F1. Dua ajang yang sangat tinggi nilainya untuk musik dan dunia balap.

Joey dan Rio, secara tidak langsung memberikan inspirasi kesemua generasi muda Indonesia khususnya, bahwa setiap orang harus punya harapan dan lakukan apa yang harus kita lakukan dan jangan pernah menyerah untuk mewujudkan harapan itu.

Prestasi yang dicapai Joey dan Rio seperti membawa angin segar untuk generasi muda Indonesia, agar selalu optimis dalam mengejar setiap impian masing-masing. Dengan tidak mudah putus asa atas setiap rintangan yang menghadang di depannya.

Sebagaimana Joey dan Rio, menapaki setiap tangga yang harus mereka lewati seperti dari Sumber berikut :


Joey Alexander, Masuk nominasi Grammy Award di usianya yang baru12 tahun

Tidak banyak anak yang mampu menorehkan sebuah prestasi di usia yang sangat berlia. Selain mengikuti berbagai les, kita hanya diharapkan mampu memperoleh juara kelas. Banyak dari kita yang juga belum mempunyai hoby pasti. Kadang kita suka bola kadang juga kita rajin matematika. Namun berbeda dengan Joey Alexander.  Dia menemukan apa yang bisa membuat hidupnya lebih dengan music sejak usia usia 6 tahun.  Joey jatuh hati pada keybord yang diberikan oleh kedua orang tuanya dan mempelajarinya secara otodidak. Satu tahun kemudian, Joey sudah bisa menguasai teknik-teknik penting dalam memainkan music jazz. Sampai akhirnya, nama Joey Alexander masuk dalam jajaran nominasi Grammy Award 2016.

Juara bukan selalu soal piala, proses adalah penghargaan sesungguhnya

Meskipun tidak menang malam itu, kisah Joey Alexander telah menginspirasi banyak orang.  Lahir di Bali pada tahun 2003, Joey kecil sudah sering mendengar lantunan musik jazz dari kedua orang tuanya. Ya, Ayah dan Ibunya merupakan seorang penggemar music jazz dan ayahnya adalah seorang musisi amatir. Setelah berlatih otodidak dengan keybord pemberian orang tunya, Joey berusaha untuk mencari tempat kursus untuk mengembangkan bakatnya. Namun sayang, belum ada tempat les music jazz di kampung halamanya. Perjuangan Joey dilanjutkan dengan bergabung dengan jam session dari Bali dan Jakarta. Demi putranya, keluarga Joey pindah ke Jakarta agar Joey semakin dekat dengan pemain jazz professional yang lain. Salah satu batu loncatan Joey adalah saat dia tampil di University of the District of Columbia, Amerika. Bakatnya mulai menyebar luas dengan bantuan internet. Sebagai hadiah, Joey mendapat VISA 0-1. Visa ini hanya diberikan pemerintah Amerika pada siapa saja yang dianggap mempunyai bakat luar biasa untuk bisa menetap di USA.

Uang tidak pernah membuat Rio Haryanto Menyerah pada mimpi

Cerita lain datanag dari Rio Haryanto. Salah seorang pembalap asal solo yang bertekad untuk melenggang di ajang F1. Perjuangan Rio juga kian santer diceritakan di berbagai media. Laki-laki 22 tahun ini membulatkan tekadnya agar bisa membawa bendera Indonesia di ajang bergensi formula one. Namun langkahnya sempat goyah saat dia harus menyetorkan dana sebesar Rp.320 milliar agar tercatat sebagai seorang peserta. Apakah Rio gentar? Tidak! Semangat Rio membuat banyak orang memberikan dukunganya.

Inilah yang namanya sebangsa dan setanah air, kami dukung siapapun yang layak di dukung

Sebuah kelompok yang diberi nama “Sahabat Rio” menggalang dana agar bisa membantu Rio. Dalam tiga bulan terkahir, mereka dapat mengumpulkan sekitar Rp.250 juta. Penggagas gerakan ini adalah Catur Sunaryo. Misinya sederhana, dia hanya ingin ada perwakilan di Indonesia di Formula One. Selepas tahu sponsor utama Rio selama ini yaitu pertamina yang tidak sanggup untuk memberikan sandangan dana, inilah yang dia lakukan. Menurutnya, Rio pantas tampil disana. Rio mempunyai semangat yang tidak mudah padam, kapasitas yang dia tunjukan selama ini juga sangatlah mumpuni

Dari Gokart sampai GP2, Rio Haryanto selalu kumandangkan Indonesia Raya
Mengapa Rio mendapat berbagai dukungan? Jawabanya karena Rio memang pantas mendapatkanya. Rio telah melewati berbagai kejuaraan dari Gokart sampai GP2.  Semuanya membawa hasil yang memuaskan, Rio selalu mampu membuat rakyat Indonesia berbangga. Salah satunya adalah saat dia menjadi juara dua di GP2 Rusia.


Terimakasih Joey dan Rio 

Terimakasih atas senyuman yang meng-Inspirasi, senyuman dalam arti memberikan semangat untuk orang lain, senyuman yang berarti gapailah impian masing-masing setinggi-tingginya dengan penuh harapan dan keyakinan ke Sang Pecipta.

Setiap insan dilahirkan dengan bakat dan talenta yang berbeda-beda oleh Tuhan Yang Maha Esa. Tinggal bagaimana orang itu mengasahnya dengan penuh kedisiplinan, kerja keras, dan pantang menyerah, seperti apa yang dilakukan Joy dan Rio. Tentunya ada peran orangtua yang berpengaruh besar untuk mengarahkan dan mendampingi dalam mengantarkan bakat dan talenta yang dimiliki anak.

Setiap orang mempunyai kisahnya masing-masing. Ada yang harus bertaruh nyawa untuk menyambung hidup, ada juga yang hanya perlu belajar dengan rajin. Setiap orang juga mempunyai impianya masing-masing. Bedanya, ada yang berusaha mewujudkananya dengan seluruh kemampuan yang mereka miliki, ada pula yang harus mengibarkan bendera putih saat pertama terjatuh.  Karena hidup adalah sebuah pilihan. Apakah kamu ingin berjuang atau kau telah berpuas diri dengan apa yang kamu dapatkan sekarang, atau menjadi bagian pecundang yang mudah berputus asa.






Read More

Sekarang Jamannya bawa tas belanja sendiri, untuk mengurangi sampah plastik yang lama terurainya.

Tidak ada komentar:
Pemerintah melalui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, sudah resmi mengeluarkan peraturan kantong plastik berbayar jika ingin berbelanja di swalayan atau lainnya, dengan membayar seharga Rp.200,-. Hal ini untuk mengurangi sampah plastik yang menumpuk, dimana butuh puluhan tahun mengalami proses terurainya. Dengan harapan yang mau berbelanja dapat membawa sendiri kantong/tas belanjaannya.

Karena itu wawasan tentang pengelolaan sampah wajib kita miliki, sebagai peran serta kita dalam menjaga lingkungan hidup agar tetap bersih, indah dan nyaman untuk tempat tinggal bukan hanya untuk generasi sekarang tapi juga untuk anak cucu kelak.

Kenapa sampah harus dikelola dengan baik karena ini alasannya. Tidak semua sampah dapat membusuk/terurai dengan cepat. Sampah organik memerlukan waktu yang tidak lama untuk membusuk  secara alami, tapi sampah an-organik memerlukan waktu yang lama bahkan ada yang ratusan tahun baru membusuk. Karena itu kita harus cerdas dalam menggunakan barang-barang sehingga tidak menghasilkan sampah yang merusak lingkungan.


Berikut ini daftar terurainya sampah-sampah:

NO
JENIS SAMPAH
KATEGORI
WAKTU
1
Daun, buah, sayuran
Organik
2-4 minggu
2
Kulit Jeruk
Organik
6 Bulan
3
Kayu
Organik
10-15 tahun
4
Kertas
An-organik
2 – 5 Bulan
5
Kardus/Karton
An-organik
5 Bulan
6
Kain nilon
An-organik
30 - 40 tahun
7
Kain katun
An-organik
2-5 bulan
8
Filter Rokok
An-organik
10 – 12 Tahun
9
Kantung Plastik
An-organik
10 – 20 Tahun
10
Benda Berbahan Kulit
An-organik
25 – 43 Tahun
11
Baju/Kaos Kaki yang berbahan Nilon
An-organik
30 – 40 Tahun
12
Plastik Keras (Botol Plastik, Tupperware, dll)
An-organik
50 – 80 Tahun
13
Jaring Ikan
An-organik
30 – 40 Tahun
14
Aluminium
An-organik
80 – 100 Tahun
15
Batu Baterai bekas
An-organik
100  Tahun
16
Kaleng Timah
An-organik
200 – 400 Tahun
17
Botol kaca / Benda berbahan kaca
An-organik
1 Juta Tahun
18
Styrofoam
An-organik
Tidak Dapat Terurai
19
Botol plastic
An-organik
tak dapat diperkirakan waktu hancurnya



Mengenal Sampah Plastik dan Penanganannya.
Berikut kita kutip tulisan dari M. Syamsiro, M.Eng ; mahasiswa pasca sarjana di Tokyo Institute of Technology, Jepang dan Dosen di Fakultas Teknik Universitas Janabadra Yogyakarta. Tentang Penanganan sampah plastik. sumber :M.Syamsiro. M.Eng.

Hampir setiap orang pasti tidak akan terlepas dari yang namanya bahan plastik dalam aktivitasnya sehari-hari. Ya, memang plastik telah menjadi komponen penting dalam kehidupan modern saat ini dan peranannya telah menggantikan kayu dan logam mengingat kelebihan yang dimilikinya antara lain ringan dan kuat, tahan terhadap korosi, transparan dan mudah diwarnai, serta sifat insulasinya yang cukup baik.

Sifat-sifat bahan plastik inilah yang membuatnya sulit tergantikan dengan bahan lainnya untuk berbagai aplikasi khususnya dalam kehidupan sehari-hari mulai dari kemasan makanan, alat-alat rumah tangga, mainan anak, elektronik sampai dengan komponen otomotif. Peningkatan penggunaan bahan plastik ini mengakibatkan peningkatan produksi sampah plastik dari tahun ke tahun. Sebagai gambaran konsumsi plastik di Indonesia mencapai 10 kg perkapita pertahun, sehingga dapat diprediksikan sebesar itulah sampah plastik yang dihasilkan.


Seperti telah kita ketahui bersama bahwa plastik sangat sulit terurai dalam tanah, membutuhkan waktu bertahun-tahun dan ini akan menimbulkan permasalahan tersendiri dalam penanganannya. Pembuangan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah bukanlah solusi yang cukup bijak dalam pengelolaan sampah plastik ini. Peranan para pemulung dalam mengurangi timbunan sampah plastik patut mendapat apresiasi meskipun ini tidak bisa menghilangkan seratus persen sampah plastik yang ada. Perlu adanya manajemen sampah plastik mulai dari lingkungan terkecil yaitu rumah tangga hingga skala besar meliputi kawasan kota yang dikelola oleh pemerintah kota atau daerah setempat. Untuk memudahkan pengelolaan sampah plastik pada skala rumah tangga, maka perlu adanya pemahaman tentang jenis-jenis plastik, kandungan materialnya, hingga dampaknya terhadap lingkungan sehingga diharapkan terbentuk manajemen pengelolaan yang tepat.

Gambar 2. Simbol recycling plastik yang ada pada produk plastik.

Beberapa jenis plastik yaitu : · PET atau PETE, atau polyethylene therephthalate. Ringan, murah, dan mudah membuatnya. Penggunaannya terutama pada botol minuman soft drink, tempat makanan yang tahan microwave dan lain-lain. · HDPE (high density polyethylene) Lebih kuat dan rentan terhadap korosi, sedikit sekali resiko penyebaran kimia bila digunakan sebagai wadah makanan, bisa digunakan untuk wadah shampoo, deterjen, kantong sampah. Mudah didaur ulang. · PVC (polyvinyl chloride) Plastik jenis ini memiliki karakteristik fisik yang stabil dan memiliki ketahanan terhadap bahan kimia, cuaca, sifat elektrik dan aliran. Bahan ini paling sulit didaur ulang dan paling sering kita jumpai penggunaannya pada pipa dan konstruksi bangunan. · LDPE (low density polyethylene) Bisa digunakan untuk wadah makanan dan botol-botol yang lebih lembek. · PP (polypropylene) Plastik jenis ini mempunyai sifat tahan terhadap kimia kecuali klorin, bahan bakar dan xylene, mempunyai sifat insulasi listrik yang baik. Bahan ini juga tahan terhadap air mendidih dan sterilisasi dengan uap panas. Aplikasinya pada komponen otomotif, tempat makanan, karpet, dll. · PS (polystyrene) Jenis ini mempunyai kekakuan dan kestabilan dimensi yang baik. Biasanya digunakan untuk wadah makanan sekali pakai, kemasan, mainan, peralatan medis, dll.

Sampah plastik sebagai sumber energi

Mengingat kandungan energi yang tinggi dari bahan plastik, maka potensi pemanfaatannya sebagai salah satu sumber energi memiliki prospek yang cukup bagus di masa mendatang. Dari sini bisa didapatkan dua keuntungan sekaligus yaitu mengurangi problem sampah dan juga menghasilkan energi yang bisa digunakan untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional. Beberapa teknologi bisa digunakan untuk mengkonversi sampah plastik menjadi bahan bakar diantaranya yaitu :

Konversi ke bahan bakar padat

Dilakukan dengan mencacah sampah plastik dan kemudian membriketnya untuk nantinya menjadi bahan bakar briket. Bahan bakar ini kemudian bisa digunakan untuk pembakaran di tungku-tungku industri.

Konversi ke bahan bakar cair


Dengan menggunakan prinsip pirolisis dimana sampah plastik dipanaskan pada suhu sekitar 500oC sehingga fasenya akan berubah menjadi gas dan kemudian akan terjadi proses perengkahan (cracking). Setelah itu didinginkan kembali dan bisa mendapatkan bahan bakar cair setara dengan bensin dan solar.



Gambar Contoh minyak yang dihasilkan dari plastik jenis HDPE (dokumen pribadi)

Konversi ke bahan bakar gas

Ini bisa dilakukan dengan teknologi gasifikasi dimana sampah plastik dipanaskan pada suhu yang sangat tinggi mencapai 900oC dengan prinsip oksidasi parsial. Sehingga akan dihasilkan gas hidrokarbon yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan industri. Sudah sepatutnya sampah plastik tidak lagi menjadi permasalahan yang rumit dan bahkan bisa mendatangkan manfaat dengan menghasilkan bahan bakar. Sekarang tinggal bagaimana mendorong pemerintah daerah untuk menerapkan teknologi yang ada dan tentunya didukung oleh seluruh masyarakat di dalam pengelolaan sampah yang berbasis komunitas

Read More

Rebana dan Perkembangannya

Tidak ada komentar:
Rebana (bahasa Jawa: terbang) adalah gendang berbentuk bundar dan pipih yang merupakan khas suku melayu. Bingkai berbentuk lingkaran terbuat dari kayu yang dibubut, dengan salah satu sisi untuk ditepuk berlapis kulit kambing. Kesenian di Malaysia, Brunei,Indonesia dan Singapura sering memakai rebana bersama gambus digunakan untuk mengiringi tarian zapin. Rebana juga digunakan untuk melantunkan kasidah dan hadroh. Di bumiayu, rebana juga dijadikan sebagai lambang kota tersebut.
Bagi masyarakat Melayu di negeri Pahang, permainan rebana sangat populer, terutamanya di kalangan penduduk di sekitar Sungai Pahang. Tepukan rebana mengiringi lagu-lagu tradisional seperti indong-indong, burung kenek-kenek, dan pelanduk-pelanduk. Di Malaysia, selain rebana berukuran biasa, terdapat juga rebana besar yang diberi nama Rebana Ubi, dimainkannya pada hari-hari raya untuk mempertandingkan bunyi dan irama.

Apa kalian tahu sejarah alat musik Rebana dan perkembangannya

Jika belum tahu, alangkah baiknya baca pengertiannya berikut ini. Tambourine dalam istilah bahasa Indonesia disebut dengan Rebana, rebana ini memiliki istilah yang berbeda disetiap negara mengikuti perkembangan sejarah instrumen ditanah kelahirannya masing – masing. Pada dasarnya, secara umum dalam bentuk dan fungsinya tetap sama. 


Salah satu anggota dari keluarga perkusi jenis idiophone, namun termasuk juga alat musik perkusi dengan jenis membranophone seperti yang lainnya, yaitu:  Tambourine atau Rebana, Daf, Pandeiro, Buben, Dajre, Kanjira, Dayereh  ataupun Riq. Rebana disebut Riq, digunakan diberbagai negara, termasuk Mesir, Irak, Suriah, dan di negara – negara Arab lainnya. Adapun dinegara Rusia, Ukraina, Slovia, Cekoslovakia dan Polandia, alat musik perkusi ini sering disebut dengan istilah Buben. Sedangkan di Balkan, Persia dan di negara – negara Asia Tengah, instrumen ini biasa disebut dengan istilah Dajre. 

Sejarah Alat Musik Rebana dan Perkembangannya.


Pada masyarakat India Selatan, perkusi ini disebut dengan istilah Kanjira. Semua istilah yang berbeda – beda tersebut sama – sama diterima sebagai instrumen perkusi, yang memiliki fungsi utama untuk menjaga ritme pada suatu karya musik. Secara historis, tambourine tersebut telah di identifikasi dan digunakan dalam berbagai bentuk genre musik, termasuk musik Persia, Klasik, dan musik Pop. Alat perkusi ini dapat ditelusuri kembali ke zaman peradaban yang paling kuno, termasuk pada sejarah musik India, Cina, Afrika Utara, Roma, Mesir dan Yunani di mana biasanya digunakan selama periode acara – acara perayaan. Pada abad pertengahan, sejarah ini berkembang dari Timur Tengah kuno dan akhirnya mencapai Eropa. Perkusi ini mulai muncul dan digunakan dalam opera, balet dan komposisi yang lebih banyak lagi serta lebih sering lagi dalam perjalanan dan perkembangan musik sepanjang abad 18 dan 19.

Sekitar abad 320 SM di ceritakan dalamsejarah Yunani kuno, kisah seorang perempuan yang memegang cermin sambil memainkan rebana menghadapi jin bersayap memegang perkusi dengan pita dan cabang dengan daun tergantung padanya. Di Italia Selatan, rebana lebih di kenal dengan tulisan atau sebutan Tumburello. Tulisan Tumburello bisa terlihat pada garis – garis anyaman dekoratif berwarna merah yang  tergantung di tambourine. Alat musik ini terbuat dari benda berbentuk seperti lingkaran, tabung yang rendah atau berbentuk cincin  tunggal. Rebana sering menggunakan kulit hewan yang mana di samak terlebih dahulu untuk menutupi lubang cincinnya, yang mana memiliki sepasang lempengan logam yang disatukan pada  sisi badan cincin. Akan tetapi tidak semua rebana menggunakan penutup dari kulit  binatang. Dalam beberapa jenis lain, alat musik ini hanya menggunakan sepasang lempengan logam dan digantung di dinding bingkainya. Frame drum yang bentuknya menyerupai rebana dianggap sebagai instrumen perkusi paling kuno. Cara memainkan rebana bisa di lakukan dengan cara memukul bagian kulitnya atau dengan cara menggoncang – goncangkan  lempengan – lempengan logamnya, atau bisa pula melakukan keduanya secara simultan. Rebana biasanya digunakan sebagai instrumen pengiring alat musik lain, yang mana dimainkan bersamaan dengan alat musik lain tersebut. Rebana juga sering digunakan oleh para penari dalam acara tertentu. Tambourine mengalami perkembangan dalam penggunaannya, seperti halnya digunakan dalam berbagai kegiatan rohani ritual dan lain sebagainya.

Sumber : wikipedia
Read More

Dengan penuh rasa hormat saudara-sadulur LGBT, GAFATAR, & Siapapun, semua "Masih Ada Waktu"

Tidak ada komentar:
Siapapun Masih Ada Waktu untuk kembali ke jalan yang di Ridhoi Nya, 
Sebelum Nafas Terakhir Sampai Tenggorokan dan 
Matahari Terbit Dari Arah Barat.


Abu Said Saad bin Malik bin Sinan Al Khudri ra. menerangkan bahwa Rasulullah saw. bercerita:

Sebelum kalian-jaman dahulu- tersebutlah seseorang membunuh 99 korbannya. Ia lalu bertanya kepada penduduk sekitar tentang seorang ulama. Ia lalu ditunjukkan kepada seorang Rahib-ulama Bani Israel. Ia mendatanginya dan menceritakan bahwa dirinya pernah membunuh 99 orang . Ia bertanya, "Apakah aku bisa bertaubat?" Ulama Bani Israel atau Pendeta itu menjawab, "Tidak." Maka Pendeta itu pun dibunuhnya, sehingga korbannya genap 100 orang.

Selanjutnya ia mencari lagi ulama yang paling alim di muka bumi ini. Ia ditunjukkan agar menemui seorang alim ulama tertentu. Setelah bertemu ia menceritakan bahwa dirinya telah menghabisi nyawa 100 orang. "Bisakah aku bertaubat?" Jawab ulama tersebut, : "Ya, siapakah yang akan menghalangi orang bertaubat? Pergilah ke suatu kota -disebutkan ciri-ciri kota yang dimaksud- sebab di sana terdapat orang menyembah Allah Taala. Beribadahlah kepada Allah bersama mereka dan jangan kembali ke kampung halamanmu. Karena kampung halamanmu itu buruk!".

Lelaki itu berangkat. Namun baru saja ia menempuh separuh perjalanan menuju kota yang dimaksudkan, ia keburu meninggal dunia. Lalu timbullah perselisihan antara dua malaikat, yaitu malaikat Rahmat dan Azab, siapakah kiranya yang berhak membawa roh lelaki itu. Malaikat Rahmat beralasan bahwa orang itu mati dalam rangka hendak bertaubat dan menghadapkan hatinya kepada Allah. 

Sementara malaikat Azab beralasan bahwa lelaki tersebut tidak pernah melakukan amal baik semasa hidupnya. Maka Allah kemudian mengutus malaikat yang menyerupai manusia menemui kedua malaikat itu guna menyelesaikan permasalahan. Ia berkata, "Ukurlah jarak kota yang dituju dengan kota yang ditinggalkan. Manakah yang lebih dekat, maka itulah bagiannya!"

Para malaikat lalu mengukur jarak tempuh, ternyata mereka mendapati mayat tersebut meninggal lebih dekat dengan kota tujuan. Maka malaikat Rahmat yang berhak membawa roh orang tersebut.

HR. Bukhari dan Muslim  

Pada riwayat lain, pada kitab Ash Shahih disebutkan: Ia lebih dekat sejengkal untuk menuju kota tujuan, maka ia dimasukkan dalam kelompok mereka."

Pada riwayat lain dalam kitab Ash Shahih dijumpai keterangan: Kemudian Allah Taala memerintahkan kepada daerah hitam itu untuk menjauh dan memerintahkan kepada daerah yang baik itu mendekat. Lalu memerintahkan kedua malaikat mengukur jarak tempuh. Akhirnya mereka mendapatkan bahwa daerah 'baik' lebih dekat sejengkal, sehingga ia diampuni.

Abu Hamzah Anas bin Malik Al Anshari-pelayan Rasul- berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda :
"Sesungguhnya Allah sangat senang menerima taubat melebihi kegembiraan seseorang di antara kalian menemukan unta kembali yang hilang di padang pasir yang luas". HR.Muslim

Abu Musa Abdullah bin Qais Al Asy'ari ra. menerangkan bahwa Nabi saw. bersabda, :
"Sesungguhnya Allah Taala itu membentangkan tanganNya (memberi kesempatan) pada waktu malam bagi orang-orang yang bertaubat di siang harinya. Dan Allah membentangkan tanganNya pada waktu siang untuk membuka taubat bagi orang yang berdosa dimalam harinya hingga matahari terbit dari barat (Kiamat)."
HR.Muslim

Abu Abdurrahman Abdullah bin Umar bin Khathab ra. menerangkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, :
"Sesungguhnya Allah Yang Maha Agung akan menerima taubat seseorang sebelum nyawa sampai di tenggorokan (sebelum sakaratul maut)." HR. At Tirmidzi.


"Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman! Agar kamu beruntung!" 
QS.An Nur 31.

"Dan hendaklah kamu minta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubatlah kepadaNya!" QS.Hud 3.
Read More

Apakah anda sudah siap siaga menghadapi ancaman bencana? Sejak dini ! Yuk Simak Info BNPB berikut

Tidak ada komentar:
Siaga Bencana

Apakah anda sudah siap siaga menghadapi ancaman bencana? Sejak dini, kita perlu menyadari bahwa kita hidup di wilayah rawan bencana. Kenyataan ini mendorong kita untuk mempersiapkan diri, keluarga, dan komunitas di sekitar kita. Kesiapsiagaan diri diharapkan pada akhirnya mampu untuk mengantisipasi ancaman bencana dan meminimalkan korban jiwa, korban luka, maupun kerusakan infrastruktur. Mulai dari dalam diri sendiri, kita dapat membantu keluarga dan komunitas untuk membangun kesiapsiagaan, maupun pada saat menghadapi bencana dan pulih kembali pasca bencana.

Berikut beberapa jenis bencana dan cara apa yang kita harus lakukan ketika bencana itu datang:

  1.  Gempa Bumi
  2.  Tsunami
  3.  Gunung Api
  4.  Banjir
  5.  Tanah Longsor
  6.  Kekeringan
  7.  Angin Topan
  8.  Kebakaran
  9.  Wabah Penyakit

1.Gempa

Bencana ini bersifat tidak dapat diprediksi kapan terjadinya. Gempabumi dapat menimbulkan dampak korban jiwa, luka, maupun kerusakan infrastruktur yang sangat signifikan. Kita harus belajar dari kejadian gempabumi yang terjadi di Yogyakarta (2006) dan Padang (2009). Mengidentifikasi potensi bahaya dan perencanaan yang berstandar aman dapat menyelamatkan jiwa dan mengurangi korban luka maupun kerusakan infrastruktur.

Apa yang dilakukan sebelum terjadi gempabumi?
Kita tidak dapat mengetahui kapan gempa akan terjadi sehingga persiapan menjadi sangat penting untuk menyelamatan jiwa, mengurangi korban luka, maupun kerusakan infrasturktur. Ada 6 langkah untuk persiapan.

a) Cek potensi bahaya di rumah
  • Lekatkan lemari secara aman pada dinding
  • Tempatkan barang besar dan berat ada bagian bawah lemari.
  • Letakkan barang pecah belah pada bagian yang lebih rendah dan di bagian tertututp
  • Gantungkan barang yang berat seperti pigura foto atau cermin, jauh dari tempat tidur, sofa, atau pun tempat di mana orang duduk
  • Pastikan lampu langit-langit terpasang dengan kuat
  • Perbaiki apabila terjadi kerusakan pada jaringan listrik atau gas.
  • Amankan pemanas air dengan terpasang dengan baik pada dinding.
  • Perbaiki keretakan pada langit-langit atau fondasi.
  • onsultasikan dengan ahli bangunan apabila membutuhkan informasi mengenai
    struktur bangunan yang kurang kuat.
  • Tempatkan bahan-bahan yang mudah terbakar dalam lemari tertutup dan letakkan paling bawah.
 b) Identifikasi tempat aman di dalam dan luar rumah
  • Di bawah perabot yang kuat, seperti meja dan kursi
  • Merapat pada dinding, seperti berdiri pada siku bangunan
  • Menjauh dari kaca atau cermin atau pun barang-barang berat yang berpotensi jatuh
  • Di luar rumah, jauhi bangunan, pohon, dan jaringan telepon atau listrik, atau bangunan yang mungkin runtuh
c) Bekali pengetahuan diri sendiri dan anggota keluarga
  • Memiliki daftar kontak yang dibutuhkan, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi, kabupaten, kota, TNI, Polisi, rumah sakit, PMI, atau pun dinas pemadam kebakaran.
  • Bekali anak-anak bagaimana dan kapan harus menghubungi pihak-pihak di atas, dan mencari stasiun radio untuk mencari informasi darurat
  • Bekali semua anggota keluarga bagaimana dan kapan harus mematikan gas, listrik, dan air.
d) Siapkan dukungan logistik darurat
  • Lampu senter dan baterai cadangan
  • Radio dengan baterai
  • Perlengkapan PPPK dan panduannya
  • Makanan siap saji dan minuman (perhatikan masa berlakunya)
  • Obat-obatan khusus disesuaikan dengan kebutuhan pemakai
  • Uang secukupnya
  • Sepatu khusus
e) Merencanakan mekanisme komunikasi darurat
  • Pada kasus apabila anggota keluarga terpisah pada saat bencana, rencanakan cara untuk mengumpulkan anggota keluarga setelah bencana.
  • Menanyakan kepada saudara atau teman yang berlokasi di luar area tempat tinggal kita untuk bersedia sebagai penghubung keluarga.
f) Bantu komunitas untuk siap siaga
  • Bekerja sama dengan media lokal untuk membuat kolom khusus terkait informasi respon darurat setelah bencana. Disebutkan juga pada kolom tersebut nomor telepon BPBD, instansi pemerintah terkait, rumah sakit, dan PMI.
  • Kenali bersama keluarga mengenai potensi bencana yang ada di sekitar rumah
  • Bekerja sama dengan BPBD, PMI, atau pihak terkait lainnya untuk menyiapkan laporan khusus bagi masyarakat dengan mobility impairment pada apa yang akan kita lakukan selama gempabumi
  • Melakukan simulasi evakuasi sederhana di rumah
  • Mencari informasi dari pihak terkait tentang pemutusan listrik dan air pada saat bencana
  • Bekerja sama dengan masyarakat untuk memperoleh pengetahuan tentang building code, retrofitting program, ancaman bahaya, dan rencana yang disusun oleh keluarga pada saat keadaan darurat

Apa yang dilakukan pada saat bencana ?

Tetap berada di tempat yang menurut Anda aman selama terjadi gempa. Waspadai gempa susulan yang terkadang guncangannya lebih kuat. Perhatikan langkah Anda ke tempat aman lain dan tetap berada di sekitar tempat itu sampai guncangan berhenti dan Anda dapat keluar dengan aman.

 a) Ketika di dalam ruangan
  • Merunduk hingga menyentuh lantai; cari perlindungan dibawah meja atau perabot lain yang kuat; dan tunggu hingga guncangan berhenti. Apabila tidak ada meja atau perabot untuk berlindung, lindungi kepala anda dengan lengan kemudian merayap menuju ruangan.
  • Jauhi gelas, jendela, atau apa pun yang mungkin menjatuhi Anda.
  • Tetap di tempat tidur apabila terjadi gempa, lindungi kepala Anda dengan bantal. Apabila ada kemungkinan benda berat akan menimpa Anda, segera menuju ke sisi terdekat yang aman.
  • Tetap di dalam ruang hingga guncangan berhenti, dan keluarlah ketika sudah aman. Penelitian menunjukkan bahwa banyak orang terluka karena mereka berusaha untuk menuju ke lokasi yang berbeda atau berusaha keluar bangunan.
  • Waspadai segala kemungkinan yang timbul akibat arus pendek.
  • JANGAN menggunakan lift.
b) Ketika di luar ruangan
  • Tetaplah di luar
  • Jauhi dari gedung, lampu jalan, atau jaringan berkabel.
  • Ketika di luar, tetaplah di luar hingga guncangan berhenti. Bahaya paling besar berada langsung di luar bangunan; pada pintu keluar, exterior sepanjang dinding luar.
 c) Di dalam kendaran
  • Menepi dan berhenti segera. Tetap tinggal di dalam kendaraan. Hindari berhenti di dekat atau di bawah bangunan, pohon, jembatan, atau pun jaringan berkabel.
  • Lanjutkan berkendara setelah gempa berhenti. Hindari jalan, jembatan, atau halangan yang telah rusak akibat gempa.
d) Ketika terjebak di dalam reruntuhan
  • Jangan menyalakan api
  • Jangan bergerak atau apa pun yang menimbulkan debu
  • Tutupi mulut Anda dengan sapu tangan atau kain
  • Munculkan suara pada pipa atau dinding sehingga tim SAR dapat mencari posisi Anda. Gunakan peluit apabila tersedia. Berteriak adalah jalan terakhir yang dapat dilakukan, tapi hal ini dapat menyebabkan akan menghirup debu.

 Apa yang dilakukan setelah terjadi bencana ?
  1. Siaga kemungkinan yang terjadi setelah gempa. Gelombang guncangan kedua biasanya kurang mematikan tetapi dapat lebih kuat untuk memberikan kerusakan tambahan hingga memperlemah struktur bangunan dan dapat terjadi pada satu jam pertama, beberapa hari, minggu, bahwa bulan setelah gempa.
  2. Dengarkan radio atau televisi yang bisa diakses. Perhatikan informasi terkini terkait respon darurat.
  3. Gunakan telpon untuk panggilan darurat
  4. Buka laci lemari secara hati-hati. Waspadai benda-benda yang dapat menjatuhi Anda.
  5. Jauhi area yang hancur. Jauhi area yang hancur kecuali memang kehadiran Anda dibutuhkan oleh pihak berwenang, seperti kepolisian, pemadam kebakaran, atau tim SAR. Kembalilah ke rumah apabila pihak berwenang mengatakan bahwa kondisi telah aman.
  6. Bantu korban luka atau yang terjebak. Ingat untuk selalu membantu tetangga atau siapapun yang membutuhkan pertolongan khusus seperti anak-anak, orang tua, atau orang cacat. Berikan pertolongan pertama secara tepat. Jangan pindahkan korban yang terluka serius untuk menghindari luka yang lebih parah. Carilah bantuan kepada tim medis yang lebih ahli.
  7. Bersihkan cairan yang berbahaya. Tinggalkan lokasi yang berbau cairan berbahaya seperti gas atau cairan kimia.
  8. Periksa beberapa peralatan.
    1. Periksa apabila terjadi kebocoran gas. Jika tercium bau gas, segera buka jendela dan segera keluar bangunan.
    2. Periksa kerusakan listrik. Apabila ditemukan jaringan kabel yang rusak dan tercium bau
      panas listrik, segera matikan listrik.
    3. Periksa kerusakan tempat pembuangan kotoran dan saluran pipa.
Apabila terjadi kerusakan pada tempat pembuangan kotoran dan saluran pipa, hindari penggunaan toilet dan panggil tukang di bidangnya. Hubungi instansi yang berwenang untuk antispasi pencemaran air yang lebih luas.


2.Banjir


Banjir adalah bencana yang sering terjadi di wilayah Indonesia. Bencana yang disebabkan oleh faktor hidrometeorologi ini selalu meningkat setiap tahunnya. Meskipun terkadang tidak menimbulkan banyak korban jiwa, bencana ini tetap saja merusak infrastruktur dan mengganggu stablitas perekonomian masyarakat secara signifikan.

Karakteristik banjir sangat beragam. Banjir dapat disebabkan karena curah hujan yang tinggi dengan tidak diimbangi serapan tanah yang cukup. Atau dapat terjadi dalam bentuk rob atau bandang. Oleh karena itu, kita harus siap untuk mengantisipasi setiap jenis bencana banjir.

Apa yang dilakukan sebelum terjadi banjir
  1. Perhatikan ketinggian rumah Anda dari bangunan yang rawan banjir.
  2. Tinggikan panel listrik.
  3. Hubungi pihak berwenang apabila akan dibangun dinding penghalang di sekitar wilayah Anda.
Apa yang dilakukan pada saat terjadi bencana


a). Apabila banjir akan terjadi di wilayah Anda:
  • Simak informasi dari radio mengenai informasi banjir
  • Waspada terhadap banjir yang akan melanda. Apabila terjadi banjir bandang, beranjak segera ke tempat yang lebih tinggi; jangan menunggu instruksi terkait arahan beranjak.
  • Waspada terhadap arus bawah, saluran air, kubangan, dan tempat-tempat lain yang tergenang air. Banjir bandang dapat terjadi di tempat ini dengan atau tanpa peringatan pada saat hujan biasa atau deras.
b). Apabila Anda harus bersiap untuk evakuasi:
  • Amankan rumah Anda. Apabila masih tersedia waktu, tempatkan perabot di luar rumah. Barang yang lebih berharga diletakan pada bagian yang lebih tinggi di dalam rumah.
  • Matikan semua jaringan listrik apabila ada instruksi dari pihak berwenang. Cabut alat-alat yang masih tersambung dengan listrik. Jangan menyentuh peralatan yang bermuatan listrik apabila Anda berdiri di atas air.
c). Apabila Anda harus meninggalkan rumah:
  • Jangan berjalan di arus air. Beberapa langkah berjalan di arus air dapat mengakibatkan Anda jatuh.
  • Apabila Anda harus berjalan di air, berjalanlah pada pijakan yang tidak bergerak. Gunakan tongkat atau sejenisnya untuk mengecek kepadatan tempat Anda berpijak.
  • Jangan mengemudikan mobil di wilayah banjir. Apabila air mulai naik, abaikan mobil dan keluarlah ke tempat yang lebih tinggi. Apabila hal ini tidak dilakukan, Anda dan mobil dapat tersapu arus banjir dengan cepat.


3.Gunung Api


Letusan gunungapi memberikan catatan sejarah tersendiri terhadap kebencanaan di Indonesia. Beberapa letusan dahsyat tidak hanya berdampak di wilayah Indonesia tetapi juga wilayah-wilah di benua lain. Letusan gunungapi dahsyat antara lain mengguncang Gunung Toba, Tambora (1815), dan Krakatau (1883). Indonesia yang dilewati oleh barisan gunungapi atau lebih dikenal dengan cincin api memiliki 29 gunungapi aktif.

Menghadapi ancaman letusan gunungapi, Anda memiliki lebih banyak waktu karena aktivitas letusan mengalami proses yang dapat dideteksi oleh para ahli dan pihak berwenang. Masyarakat yang hidup di sekitar gunungapi aktif mungkin akan melihat pergerakan binatang-binatang yang menjauh karena suhu yang memanas, getaran gempa, maupun bau sulfur.

Apa yang dilakukan sebelum terjadi letusan gunungapi
  1. Memperhatikan arahan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait dengan perkembangan aktivitas gunungapi.
  2. Persiapkan masker dan kacamata pelindung untuk mengantisipasi debu vulkanik.
  3. Mengetahui jalur evakuasi dan shelter yang telah disiapkan oleh pihak berwenang.
  4. Mempersiapkan skenario evakuasi lain apabila dampak letusan meluas di luar prediksi ahli.
  5. Persiapkan dukungan logistik:
    • Makanan siap saji dan minuman
    • Lampu senter dan baterai cadangan
    • Uang tunai secukupnya
    • Obat-obatan khusus sesuai pemakai
Apa yang dilakukan pada saat terjadi letusan gunungapi
  1. Pastikan anda sudah berada di shelter atau tempat lain yang aman dari dampak letusan.
  2. Gunakan masker dan kacamata pelindung
  3. Selalu memperhatikan arahan dari pihak berwenang selama berada di shelter.
Apa yang dilakukan sesudah terjadi letusan gempabumi
  1. Apabila Anda dan keluarga harus tinggal lebih lama di shelter, pastikan kebutuhan dasar terpenuhi dan pendampingan khusus bagi anak-anak dan remaja diberikan. Dukungan orangtua yang bekerjasama dengan organisasi kemanusiaan dalam pendampingan anak-anak dan remaja sangat penting untuk mengurangi stres atau ketertekanan selama di shelter.
  2. Tetap gunakan master dan kacamata pelindung ketika berada di wilayah yang terdampak abu vulkanik.
  3. Memperhatikan perkembangan informasi dari pihak berwenang melalui radio atau pengumuman dari pihak berwenang.
  4. Waspada terhadap kemungkinan bahaya kedua atau secondary hazard berupa banjir lahar dingin. Bencana ini dipicu oleh curah hujan tinggi dan menghanyutkan material vulkanik maupun reruntuhan kayu atau apapun sepanjang sungai dari hilir ke hulu. Perhatikan bentangan kiri dan kanan dari titik sungai mengantisipasi luapan banjir lahar dingin.


4.Tanah Longsor


Tanah longsor seringkali dipicu oleh curah hujan tinggi dan terjadi selama beberapa hari. Struktur tanah yang labil sangat mudah mengalami longsor hingga mengakibatkan bencana khususnya bagi masyarakat yang berada di posisi lebih rendah. Tanah longsor juga dapat dipicu oleh getaran gempa hingga merontokkan struktur tanah di atas.

Anda dan masyarakat di pegunungan atau perbukitan harus memperhatikan tempat sekeliling Anda tinggal dan berkonsultasi dengan ahli terkait dengan kondisi tempat tinggal Anda.

Apa yang dilakukan sebelum terjadi tanah longsor
  1. Waspada terhadap curah hujan yang tinggi
  2. Persiapkan dukungan logistik
    • Makanan siap saji dan minuman
    • Lampu senter dan baterai cadangan
    • Uang tunai secukupnya
    • Obat-obatan khusus sesuai pemakai
  3. Simak informasi dari radio mengenai informasi hujan dan kemungkinan tanah longsor.
  4. Apabila pihak berwenang menginstruksikan untuk evakuasi, segera lakukan hal tersebut.
Apa yang dilakukan pada saat terjadi tanah longsor
  1. Apabila Anda di dalam rumah dan terdengar suara gemuruh, segera ke luar cari tempat lapang dan tanpa penghalang
  2. Apabila Anda di luar, cari tempat yang lapang dan perhatikan sisi tebih atau tanah yang mengalami longsor.
Apa yang dilakukan sesudah terjadi tanah longsor
  1. Jangan segera kembali ke rumah Anda, perhatikan apakah longsor susulan masih akan terjadi.
  2. Apabila Anda diminta untuk membantu proses evakuasi, gunakan sepatu khusus dan peralatan yang menjamin keselamatan Anda.
  3. Perhatikan kondisi tanah sebagai pijakan yang kokoh bagi langkah Anda.
  4. Apabila harus menghadapi reruntuhan bangunan untuk menyelamatkan korban, pastikan tidak menimbulkan dampak yang lebih buruk atau menunggu pihak berwenang untuk melakukan evakuasi korban.

5.Tsunami


Tsunami merupakan gelombang air laut besar yang dipicu oleh pusaran air bawah laut karena pergeseran lempeng, tanah longsor, erupsi gunungapi, dan jatuhnya meteor. Tsunami dapat bergerak dengan kecepatan sangat tinggi dan dapat mencapai daratan dengan ketinggian gelombang hingga 30 meter.

Tsunami sangat berpotensi bahaya meskipun tsunami ini tidak terlalu merusak garis pantai. Gempa yang disebabkan pergerakan dasar laut atau pergeseran lempeng yang paling sering menimbulkan tsunami. Pada tahun 2006 Indonesia mengalami tsunami dahsyat setelah gempabumi berskala 8.9 SR terjadi di sekitar Aceh.

Area yang memiliki risiko tinggi jika gempa bumi besar atau tanah longsor terjadi dekat pantai gelombang pertama dalam seri bisa mencapai pantai dalam beberapa menit, bahkan sebelum peringatan dikeluarkan. Area berada pada risiko yang lebih besar jika berlokasi kurang dari 25 meter di atas permukaan laut dan dalam beberapa meter dari garis pantai.

Apa yang dilakukan sebelum dan pada saat terjadi tsunami
  1. Nyalakan radio untuk mengetahui apakah tsunami terjadi setelah adanya gempabumi di sekitar wilayah pantai.
  2. Cepat bergerak ke arah daratan yang lebih tinggi dan tinggal di sana sementara waktu.
  3. Jauhi pantai. Jangan pernah menuju ke pantai untuk melihat datangnya tsunami. Apabila Anda dapat melihat gelombang, anda berada terlalu dekat. Segera menjauh.
  4. Waspada- apabila terjadi air surut, jauhi pinggir pantai. Ini merupakan salah satu peringatan tsunami dan harus diperhatikan.
Apa yang dilakukan setelah terjadi tsunami

  1. Jauhi area yang tergenang dan rusak sampai ada informasi aman dari pihak berwenang.
  2. Jauhi reruntuhan di dalam air. Hal ini sangat berpengaruh terhadap keamanan perahu penyelamat dan orang-orang di sekitar.
  3. Utamakan keselamatan dan bukan barang-barang Anda.


Read More
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com tipscantiknya.com